Sabtu, 21 Februari 2009
Menolong Data 'My Documents'
Perlu diketahui bahwa letak 'folder asli' dari My Documents ini ada didalam C:\Documents and Settings\Nama User\My Documents. Anda bisa mengeceknya melalui klik kanan pada folder My Documents lalu pilih Properties. Perhatikan pada kotak Target Folder Location, disitulah sebenarnya data My Documents itu disimpan.
Menyimpan data di lokasi tersebut sebenarnya kurang aman, mengapa?. Jika suatu saat komputer kita error (tidak bisa masuk ke Windows misalnya) sehingga tidak ada jalan lain untuk membetulkan komputer kita kecuali dengan memformat Windows, maka susah bagi kita untuk menyelamatkan data My Documents tersebut karena letaknya ada di C, dan begitu melakukan format Windows maka secara otomatis seluruh data yang ada di My Documents 'akan terhapus'. Memformat Windows sama saja dengan menghapus 'seluruh data' yang ada di drive / partisi C.
Memang masih bisa untuk diselamatkan, antara lain dengan mengkopi folder My Documents tersebut ke drive lain (seperti drive D, E dsb) melalui DOS, atau memindahkannya melalui kopi hardisk (hardisk kita dipasang di komputer orang lain), namun cara-cara diatas cukup merepotkan bagi kita. Ada satu trik agar kita dapat menyelamatkan data di My Documents yakni dengan memindahkan target dari letak My Documents tersebut ke partisi lain, misalkan D, E dsb.
Caranya cukup mudah, yakni:
*
Klik kanan pada Start lalu pilih Explore
*
Pada partisi / drive selain C (misalkan di drive / partisi D), buat folder baru dengan nama Dataku (atau nama lain sesuka anda)
*
Klik kanan pada folder My Documents lalu pilih Properties
*
Klik tombol Move…. Pada kotak yang muncul, cari folder yang anda buat tadi. Jika sudah, klik OK - OK. Pada kotak yg muncul, klik Yes.
Anda bisa cek:
Isi folder My Documents = Isi folder Dataku (pada drive / partisi D)
Dengan demikian, jika suatu saat komputer anda error sehingga harus di format Windows, maka seluruh data My Document akan selamat sebab tidak lagi disimpan di drive C, melainkan sudah dipindahkan ke drive D.
Hal ini sangat penting dilakukan mengingat banyak orang yang kehilangan datanya yang berada di My Documents sewaktu dilakukan format Windows. Jika tips ini anda lakukan, maka kejadian seperti tadi tidak akan menimpa pada anda.
Keterangan :
*
Format Windows adalah proses untuk menginstal ulang Windows, dengan kata lain Windows anda diganti dengan yang baru 'secara total'
*
Drive / Partisi adalah pembagian lokasi hardisk untuk penyimpanan data di komputer. Jika anda membuka Windows Explorer maka biasanya akan terlihat tulisan (C), (D), (E) dan sebagainya. Bagian-bagian tersebut berguna untuk 'membagi-bagi' lokasi penyimpanan data kita. Kecuali drive / partisi untuk CD-ROM/DVD-ROM, drive / partisi ini tidak berfungsi untuk menyimpan data tapi berfungsi untuk membaca kepingan CD / DVD.
Sourece: ghonjez
Kamis, 05 Februari 2009
Mematikan dan Menyalakan Komputer dengan Cepat
Pada saat komputer bekerja maka data yang sedang diproses disimpan sementara pada memori. Hibernate adalah teknologi dimana ketika komputer dimatikan maka data yang ada di memori 'dipindahkan' ke hardisk. Jika suatu saat komputer dinyalakan kembali maka data yang ada dihardisk 'dikembalikan' lagi ke memori. Efeknya proses menyalakan (booting)dan mematikan komputer berlangsung dengan cepat karena komputer tidak mengambil data dari hardisk, melainkan dari memori.
Fungsi lain dari Hibernate adalah komputer akan menampilkan aplikasi terakhir yang sedang dijalankan saat komputer dimatikan. Sebagai contoh, ketika kita hendak mematikan komputer melalui Hibernate, saat itu ada aplikasi yang sedang dijalankan yakni Winamp. Nah ketika komputer dinyalakan kembali, aplikasi Winamp tersebut masih terbuka, lebih praktis kan?
Cara mengaktifkan fasilitas Hibernate adalah sebagai berikut:
* Klik kanan di desktop lalu pilih Properties
* Klik tab Screen Saver kemudian klik tombol Power…
* Klik tab Hibernate. Beri tanda ceklis pada pilihan Enable hibernation. Jika sudah, klik OK
Jika kita hendak mematikan komputer, klik Start - Turn Off Computer. Setelah kotak muncul, tekan tombol Shift. Perhatikan gambar dengan tulisan Stand by akan berubah menjadi Hibernate. Klik tombol tersebut dan komputer pun akan mati lebih cepat. Saat kita menyalakan komputer kembali, proses booting pun akan berjalan lebih cepat dari biasanya.
source: hamami46
Menambah Kapasitas Memori / RAM Dengan Flashdisk
Kapasitas memori / RAM yang besar dapat meningkatkan performa komputer itu sendiri. Jika anda merasa kurang dengan kapasitas memori / RAM yang ada, anda bisa menambahkannya dari perangkat flashdisk. Kok bisa?. Virtual Memori, itulah jawabannya. Menambah kapasitas memori / RAM dengan flashdisk ini sering disebut dengan istilah Virtual Memori.
Virtual Memori merupakan 'memori tambahan' untuk mengantisipasi jika data yang ada pada memori / RAM utama sudah penuh.
Persyaratan yang harus ada adalah motherboard dan flashdisk harus sudah mendukung USB 2.0, jika masih menggunakan USB 1 maka hasil yang didapatkan kurang begitu kelihatan. Akan lebih maksimal lagi jika flashdisk yang anda gunakan sudah menggunakan fasilitas Ready Boost. Awalnya, Ready Boost merupakan fasilitas untuk Windows Vista, namun anda bisa melakukannya juga pada Windows XP (imitasi Ready Boost)
Adapun caranya adalah sebagai berikut:
- Pasangkan flashdisk ke komputer
- Klik kanan pada My Computer lalu pilih Properties
- Klik tab Advanced, lalu klik tombol Settings pada kotak Performance
- Pada jendela yang muncul, klik tab Advanced lalu klik tombol Change pada kotak Virtual memory
- Pilih drive C, kemudian pilih No paging file. Jika sudah lanjutkan dengan mengklik tombol Set
- Pilih drive 'flashdisk' anda (misalkan drive F), biasanya diberi nama Removable disk jika anda belum memberi nama pada flashdisk tersebut. Setelah itu pilih System managed size dan dilanjutkan dengan mengklik tombol Set
- Perhatikan padakotak Total paging file size for All drives. Nilai Recommended nya jangan melebihi kapasitas flashdisk
- Jika memang lebih maka anda bisa memasukkan 'nilai total' dari kapasitas flashdisk. Caranya klik pilihan Custom Size lalu pada Initial Size dan Maximum Size diisi dengan nilai total dari kapasitas flashdisk. Anda harus menyisakan 5 - 6 Mb. Ini merupakan persyaratan dari Windows XP itu sendiri. Jika sudah, klik tombol Set
- Klik OK lalu Restart komputer
Dengan tips ini maka anda bisa memaksimalkan performa komputer dengan memanfa'atkan perangkat flashdisk yang anda miliki.
source: hamami46